Opini: Wisata Rohani dari Proyek Tipu-Tipu: Ketika Uang Rakyat Disulap Jadi “Tiket Masuk Surga”

2 minutes reading
Saturday, 29 Nov 2025 09:16 162 Redaksi Lipsus

Opini: Wisata Rohani dari Proyek Tipu-Tipu: Ketika Uang Rakyat Disulap Jadi “Tiket Masuk Surga”

Ada-ada saja akal bulus oknum yang mengelola anggaran. Di atas kertas, kegiatan itu tampak mulia: wisata rohani, pembinaan iman, penguatan spiritual. Judulnya bikin sejuk dada. Tapi di balik poster kegiatan yang penuh kata-kata surgawi itu, terselip aroma anyir proyek tipu-tipu yang tak kalah menyengat dari sumber internal.

Uang rakyat yang mestinya kembali dalam bentuk pelayanan, pembangunan, atau bantuan sosial, justru dibawa pelesiran dengan label “mendekatkan diri kepada Tuhan”. Ironis, sebab yang tampak justru semakin dekat dengan fasilitas hotel, restoran, dan perjalanan nyaman berbiaya APBD.

Semua dibungkus indah supaya tidak terlihat seperti plesiran elite. Tinggal tempel kata “rohani”, maka anggaran yang janggal pun seolah menjadi suci.

Sementara itu, warga yang setiap hari membayar pajak dengan keringat dan harapan, hanya bisa gigit bibir melihat uang mereka terbang, bukan untuk sekolah anaknya, bukan untuk perbaikan jalan, tapi untuk kegiatan yang lebih banyak doa di laporan, namun lebih banyak selfie di lapangan.

Dan yang paling pahit: ketika kritik muncul, selalu ada dalih, “Ini demi peningkatan moral.” Padahal moral yang paling pertama harus dibenahi adalah moral dalam mengelola uang rakyat.

Pada akhirnya, wisata rohani dari proyek tipu-tipu bukan hanya soal pemborosan, tapi soal keberanian mempermainkan kesucian untuk membenarkan praktik yang merugikan masyarakat.
Sebuah ironi, di mana nama Tuhan dipakai untuk menutupi perbuatan yang jauh dari nilai keTuhanan itu sendiri.

Disclaimer: Tulisan ini tidak menuduh pihak tertentu atau daerah tertentu.

 

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA