Pondok Laundry Kolonodale, Buka 24 Jam, Express 2 Jam Tuntas

2 minutes reading
Friday, 5 Dec 2025 02:46 428 Redaksi Lipsus

MORUT- Pondok Laundry kembali memperluas layanannya dengan meresmikan cabang ke-7, yang kini hadir di Jalan Wulan Deri, dibelakang kantor Notaris Bahontula, kecamatan Petasia kabupaten Morowali Utara (Morut). Grand Opening berlangsung meriah, ditandai dengan dekorasi balon bernuansa oranye–putih dan dua karangan bunga ucapan selamat dari BPC HIPMI Morowali Utara serta Ketua DPRD Morowali Utara, Warda Dg Mamala, SE.

Sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat, Pondok Laundry menghadirkan promo besar yang menarik perhatian warga. Pada 5–7 Desember 2025, pelanggan dapat menikmati layanan laundry gratis untuk 3 kilo dengan konsep unik “bayar pakai doa”. Selanjutnya, pada 8–10 Desember 2025, seluruh layanan laundry diberikan diskon 50%, berlaku untuk semua jenis pakaian dan paket. Pondok Laundry buka 24 jam, Sayang jika dilewatkan.

Tampak dari luar, cabang baru ini berdiri dengan tampilan bersih, modern, dan dilengkapi mesin-mesin laundry berkapasitas besar yang siap melayani kebutuhan cuci harian masyarakat. Spanduk besar terpampang jelas di bagian depan, menegaskan promo spesial Grand Opening yang menjadi daya tarik utama. Untuk expres hanya 2 jam tuntas.

Dengan dibukanya cabang ke-7 ini, Pondok Laundry berharap dapat memberikan pelayanan lebih luas dan lebih dekat kepada warga, sembari terus menjaga kualitas dan kepercayaan pelanggan. Ini adalah cabang ke-7, cabang Pondok Laundry tersebar di sejumlah daerah mulai dari Kota Palu hingga Morowali.

Owner pondok laundry, Edwin Purnama Tampake yang merupakan anggota DPRD Morut, sekaligus Ketua HIPMI Morowali Utara, sangat mendorong pertumbuhan UMKM melalui pemberdayaan usaha.

“Pondok Laundry ini dibuka sebagai upaya mendorong pertumbuhan UMKM di Morowali Utara,”ujar ketua HIPMI Morut ini

Salah satu pekerja di perusahaan yang ada di Lambolo bersyukur dibukanya Pondok Laundry.

“Ini bagus sekali, karna kita jadi terbantu juga yang bekerjanya padat. Pakaian kotor tinggal kita antar saja. Apalagi yang punya anggota DPRD pasti akan lebih bagus semuanya,”ujar Naning salah satu pekerja.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA